Beranda » Berita » Inilah Perbedaan Barang Import Dan Lokal

Inilah Perbedaan Barang Import Dan Lokal

Diposting pada 21 November 2020 oleh admin | Dilihat: 6 kali | Kategori:

Inilah Perbedaan Barang Import Dan Lokal

Mau pilih barang impor atau barang lokal? Pertanyaan ini sering diajukan ketika kita akan membeli suatu barang. Banyak yang merekomendasikan barang impor karena kualitasnya yang lebih baik dan lebih prestise. Namun, apakah kita terlalu underestimate terhadap barang-barang lokal?

TEMUKAN BARANG LUAR NEGRI DI BANDAR IMPORT

Tergantung pada harga dan kualitas dari suatu produk lokal. Jika pada kenyataannya barang-barang lokal yang dijual memiliki harga murah namun kualitas yang rendah, maka masyarakat akan berpikir 2 kali untuk membeli barang tersebut.
Harga yang murah tak lantas menjadikan barang akan langsung diburu. Saat ini masyarakat cukup cerdas mencari barang berkualitas baik dengan harga yang cukup terjangkau. Tak jarang barang-barang impor justru menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan harga barang lokal. Barang barang impor murah juga sudah menjamur di pasar dan disambut baik oleh masyarakat.
Keunggulan Barang-Barang Impor Murah Di Indonesia

Inilah Perbedaan Barang Import Dan Lokal

Inilah Perbedaan Barang Import Dan Lokal

Barang-barang impor murah di Indonesia sebagian besar didatangkan dari Cina. Cina dikenal sebagai pemasok barang murah terbesar di dunia dan memiliki pangsa pasar yang luas. Dalam kehidupan kita sehari-hari barang-barang impor menghiasi koleksi dan kebutuhan kita seperti tas, sepatu, pensil, pulpen sampai sendok dan garpu. Selain Cina, Korea Selatan kini juga mulai berekspansi memasarkan produknya ke Indonesia. Tidak hanya alat komunikasi dan transportasi saja melainkan barang-barang primer seperti baju, kaos, atau celana.

Seperti di kota pahlawan, Surabaya sudah banyak mal yang menjual barang-barang impor murah yang didatangkan dari negara K-pop tersebut. Barang-barang yang dijajakan biasanya berupa barang bekas yang masih layak pakai. Harga yang ditawarkan pun sangat menggiurkan. Misalnya 1 baju bekas Made in Korea dibandrol hanya 45 ribu rupiah dengan kondisi fisik yang cukup baik. Perawatan baju bekas umumnya tidak begitu sulit dan hampir sama seperti perawatan baju asli.

TEMUKAN BARANG LUAR NEGRI DI BANDAR IMPORT

Barang-Barang Lokal Sulit Bersaing Dengan Barang-Barang Impor Murah

Ironisnya, banyak barang-barang murah lokal yang sulit tembus ke pasar mancanegara. Kalau pun tembus, jumlahnya pun tidak sebanyak produk-produk impor yang berseliweran sampai ke toko kelontong. Hal ini disebabkan oleh aturan ekspor impor antar negara. Di Indonesia biaya masuk barang melalui bea cukai hanya dikenakan tarif sebesar 5% sedangkan di luar negeri seperti Korea Selatan rata-rata tarif bea cukainya sampai dengan 50%.

Disini jelas bahwa pemerintah seharusnya mengkaji kembali tentang pemberlakuan tarif bea cukai. Tarif bea cukai seharusnya ditentukan secara sepadan misalnya di jika Indonesia memberlakukan tarif bea cukai 5% maka negara lain juga menerapkan 5%, sehingga penerapan kebijakan yang sepadan tidak memberatkan satu pihak saja. Dengan demikian barang-barang impor murah dan barang-barang lokal dapat bersaing secara internasional dan lebih fair.

Perbedaan Barang-Barang Impor Murah Dengan Barang Lokal

Melihat contoh kasus di atas, sudah saatnya kita menilik beberapa perbandingan antara barang-barang impor murah yang dijual dengan barang-barang dalam negeri. Kita dapat melihat perbandingan tersebut dengan mengamati apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan

kedua barang tersebut seperti dari harga pasarannya. Adapun beberapa faktor lain yang mempengaruhi perbedaan kedua produk tersebut diantaranya :

Bahan baku barang-barang impor murah dengan barang lokal murah

Cina menggunakan bahan baku yang sebenarnya relatif tidak aman untuk digunakan dalam sebagai bahan utama suatu produksi, sebut saja mainan anak. Kita sering melihat label “Made in China” dalam mainan anak-anak mulai dari mobil-mobilan, boneka barbie, puzzle dan lain-lain.

Bahan-bahan yang digunakan seperti plastik pernah diteliti dan hasilnya cukup mengejutkan yakni mengandung merkuri. Merkuri sendiri adalah bahan logam yang sering digunakan dalam industri serta dapat mencemari lingkungan. Tidak hanya berdampak buruk bagi lingkungan tapi juga kesehatan. Penggunaaan merkuri dalam jangka panjang dapat mengakibatkan penyakit kronis jantung, liver dan kanker.

Oleh sebab itu, mainan anak yang diimpor dari luar negeri harus melalui penyaringan terlebih dahulu. Setelah melalui proses penyaringan, mainan anak tersebut akan diberi logo SNI sebagai standar mutu nasional. Dengan kata lain mainan tersebut aman dari bahan-bahan berbahaya. Barang-barang lokal sebenarnya cukup aman walaupun sebagian ada yang belum diuji keamanan dan kelayakannya.

Yang menjadi patokan lagi-lagi adalah harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari mainan buatan lokal. Sedangkan produsen barang lokal biasanya akan memikirkan biaya produksi dengan modal yang sudah dikeluarkan sehingga ketika ingin meraup untung besar, mereka terkesan maemaksa dalam mematok harga sehingga konsumen beralih ke barang-barang impor yang harganya jauh lebih murah yang disesuaikan dengan budget.

TEMUKAN BARANG LUAR NEGRI DI BANDAR IMPORT

Biaya kirim yang disubsidi oleh pemerintah

Menyambung dengan poin pertama, Cina mendapat subsidi pemerintah untuk ongkos kirim ekspor barangnya. Subsidi ini sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan ekonomi negara bahkan daerah terpencil juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah melihat setiap potensi yang bisa dihasilkan dari daerah tersebut. Jika sudah terlihat, maka pemerintah akan membantu biaya barang yang diproduksi. Cina sendiri saat ini sedang fokus untuk menjual produknya ke luar negeri agar devisa negara bertambah sesuai dengan kurs mata uang.

Strategi yang bagus ini menjadikan Cina sebagai negara dengan ekonomi terkuat di dunia bersaing dengan Amerika Serikat. Bandingkan dengan Indonesia, dimana pemerintah tampaknya masih belum mendukung sepenuhnya pemasaran produk UKM sampai luar negeri. Sulitnya akses ke daerah terpencil dan hanya melihat peluang di satu tempat membuat barang lokal cenderung statis.

Persaingan antar barang-barang impor murah

Persaingan antar barang-barang impor murah ternyata berdampak positif bagi perekonomian suatu negara. Dengan persaingan tersebut mereka seakan berkompetisi untuk terus berinovasi dengan mengamati minat konsumen secara kontinyu.

Cara untuk merebut hati para konsumen adalah dengan memberikan pelayanan terbaik berupa harga yang murah sebanding dengan kualitas barang yang dijual. Sedangkan persaingan Indonesia lagi-lagi terganjal oleh biaya modal dan produksi yang belum disubsidi. Kalau pun sudah ada fasilitas pinjaman koperasi, pinjaman untuk biaya produksi tersebut belum mencangkup biaya pengiriman ke pelosok daerah karena sulitnya akses yang ditempuh akibat fasilitas yang kurang memadai.

Kontak Resmi Bandar Import :

081279991800

Alamat Toko Bandar Import :

Ruko Blok E. Nomor 26. Pertokoan Pasar BBC (Buana Business Center) Sagulung, Batu Aji, Batam. (Tepat Belakang Pasar BBC).

 LOKASI MAPS

Gabung Reseller
Untuk anda yang ingin bergabung menjadi reseller kami silahkan memenuhi syarat yang sudah kami tentukan. Banyak keuntungan bagi anda yang bergabung menjadi reseller dengan kami, karena semua produk kami adalah produk import dan pastinya harga murah dan berkualitas. Dengan harga rendah akan memudahkan anda dalam penjualan

Bagikan

Inilah Perbedaan Barang Import Dan Lokal | Bandar Import

Komentar OFF

Maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Anda Mungkin Suka

Legalitas Perusahaan

PT. MAHA KARYA DIGITAL

NIB : 0220306891541.

SIUP : 0220306891541.

NPWP : 92.129.548.1-532.000.

SKM : AHU-0033005.AH.01.01.2019.

Alamat

Toko Bandar Import

Jl. Dapur 12, Sungai Pelunggut, Kec. Sagulung,

Kota Batam, Kepulauan Riau Indonoesia.

Kode Pos : 29425.

CS : 081279991800

Google Map

Chat via Whatsapp
CS Bandar Import
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya CS Bandar Import
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja